Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau kondisi PFN, termasuk fasilitas produksi, ruang pelatihan, hingga bangunan bersejarah yang pernah digunakan untuk produksi ‘Si Unyil’. Hasilnya? Kondisi PFN dinilai memprihatinkan.
Selama kunjungan, rombongan Komisi VI DPR RI didampingi oleh Head of Corporate Secretary PT PFN, Ihsan Chairdiansyah, yang memberikan penjelasan mengenai kondisi fasilitas yang ada.
Dasco Ahmad mengungkapkan keprihatinannya atas minimnya fasilitas produksi, peralatan yang kurang memadai, dan beberapa studio yang berada dalam kondisi memprihatinkan. Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah untuk memajukan industri film Indonesia dan meningkatkan kondisi PFN, termasuk kesejahteraan karyawannya.
Meskipun Ifan Seventeen menyebut kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian, bukan sidak, keterlambatannya tetap menjadi sorotan. Berikut potretnya yang dirangkum Liputan6.com dari laman Instagram @sufmi_dasco, Jumat (14/3/2025).
Komentar