Jakarta – Sinetron Jejak Duka Diandra Episode Senin 9 Maret mengisahkan, suasana rumah yang awalnya tenang mendadak berubah ketika Melisa datang membawa sebuah kotak hadiah untuk Dimitri. Dengan wajah penuh harap, ia membuka kotak itu dan memperlihatkan sebuah jas kerja baru yang ia pilih khusus untuk Dimitri. Melisa mengatakan bahwa jas itu cocok untuk Dimitri dan berharap pria itu mau memakainya. Namun Dimitri tampak terkejut dan langsung menolak dengan halus. Ia merasa hadiah seperti itu tidak perlu.

Belum sempat pembicaraan selesai, Adam tiba-tiba muncul dan ikut menanggapi. Dengan nada santai, Adam justru berkata bahwa jas itu jelas sangat dibutuhkan. Ia bahkan mendorong Melisa agar membantu Dimitri mencoba jas tersebut. Situasi pun menjadi sedikit canggung ketika Melisa mulai memakaikan jas itu kepada Dimitri.

Di saat yang bersamaan, Mira datang ke rumah dengan maksud mencari Dimitri. Namun langkahnya terhenti ketika melihat pemandangan yang tidak ia duga: Melisa berdiri sangat dekat dengan Dimitri sambil memakaikan jas kepadanya. Mira langsung terkejut. Umar yang datang menyusul Mira juga ikut menyaksikan kejadian itu dan sama terkejutnya. Melihat kedekatan mereka, Mira langsung bereaksi keras. Ia menegur Melisa dengan tajam dan memintanya untuk tidak mendekati menantunya.

Keributan belum berhenti ketika Jupiter tiba-tiba keluar dari kamar. Tanpa banyak bicara, ia langsung memiting Dimitri sehingga suasana menjadi semakin tegang. Pertengkaran pun tak terelakkan. Diandra yang melihat kejadian itu sangat kaget dan segera berusaha melerai mereka berdua. Namun Jupiter malah memperkeruh keadaan dengan mengatakan kepada Diandra bahwa ia dan Mira baru saja melihat Dimitri dan Melisa sedang bermesraan.

Pernyataan itu membuat suasana semakin panas. Dimitri yang sudah kesal justru menjawab dengan nada menantang. Ia mengatakan bahwa kalaupun itu benar, lalu apa masalahnya. Bahkan dengan dingin ia menambahkan bahwa setidaknya Melisa tidak pernah mengkhianatinya seperti yang ia rasakan selama ini dari Diandra.

Tanpa mereka sadari, Umar berdiri di luar rumah tepat di dekat jendela dan mendengar semua percakapan itu. Wajahnya langsung berubah penuh kemarahan. Ia tidak menyangka Dimitri bisa berkata setega itu kepada putrinya. Sementara itu, Jupiter secara tidak sengaja melihat Umar yang sedang mengintip dari luar. Ia hanya tersenyum licik seolah menikmati situasi yang semakin memanas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *