Ia mengungkapkan bahwa popularitas cerita dan kekuatan karakter menjadi alasan utama dirinya menerima tawaran dari produser Sairaa Punjabi dan tim MD Entertainment.
“Pastinya saya senang banget bisa kembali ke dunia akting lagi. Saya melihat Samuel ini novel yang sangat hits, pembacanya mencapai puluhan juta. Jadi saat diajak bergabung memerankan ibu Samuel, saya langsung bilang mau,” ujar Cut Tari saat konferensi pers di Jakarta pada Jumat, 20 Februari 2026.
Adaptasi dan Kesan Bekerja dengan Gen Z
Absennya Cut Tari dalam kurun waktu yang cukup lama membuat kehadirannya di proyek ini menjadi daya tarik tersendiri. Namun, bagi Cut Tari, tantangan terbesar bukan hanya pada aktingnya sendiri, melainkan bagaimana ia beradaptasi dengan lingkungan kerja baru yang kini didominasi oleh Generasi Z.
Dalam serial yang disutradarai oleh Asep Kusdinar ini, Cut Tari beradu peran dengan deretan bintang muda seperti Fadly Faisal, Saskia Chadwick, Dimas Putra, Azelia Putri, Rafly Altama, Andy William, Yusuf Kartiko, Endy Arfian, dan Emyr Razan. Menariknya, Cut Tari justru mengaku terkesan dengan etos kerja para juniornya tersebut.
“Saya sangat senang bekerja sama dengan mereka. Tadinya ada anggapan bahwa anak-anak Gen Z itu sangat santai dalam bekerja, tapi ternyata mereka justru sangat disiplin dan on-time. Energi mereka memberikan suasana baru yang seru di lokasi syuting,” ucapnya.
Keseimbangan Kualitas untuk Pasar Global
Eksekutif Produser WeTV Indonesia, Febriami Hutapea, menyebut kehadiran Cut Tari merupakan strategi untuk memberikan keseimbangan kualitas dalam jajaran pemain. Menurutnya, serial Samuel tidak hanya mengandalkan popularitas aktor muda, tetapi juga memerlukan kedalaman emosi yang bisa dihadirkan oleh aktor berpengalaman.
“Kami ingin menghadirkan kualitas terbaik bagi penonton global. Kehadiran aktris senior seperti Cut Tari tentu memberikan bobot tersendiri bagi serial ini, terutama dalam menghidupkan dinamika keluarga yang menjadi salah satu pilar cerita,” ungkap Febriami.
Serial Samuel dijadwalkan akan segera tayang secara eksklusif dan global di WeTV. Dengan kombinasi basis penggemar novel yang masif serta kembalinya nama-nama besar seperti Cut Tari, proyek ini diharapkan mampu menjadi salah satu serial unggulan di kancah internasional.
Komentar